Kenapa Berlian Bisa Berwarna-warni?



Berlian dikenal sebagai batu permata yang paling kuat dan berharga. Ketika kita membayangkan berlian, kebanyakan dari kita memikirkan batu yang bening dan berkilauan. Namun, tahukah kamu kalau berlian sebenarnya hadir dalam berbagai warna yang menakjubkan? Mulai dari merah muda, biru, kuning, hingga hijau. Berlian berwarna ini dikenal sebagai berlian fantasi atau fancy color diamonds.
Lalu, apa yang membuat berlian memiliki warna yang beragam?
Unsur Kimia Tambahan
Pada dasarnya, berlian adalah mineral murni yang terbuat dari karbon yang telah mengkristal di bawah tekanan dan suhu yang sangat tinggi. Berlian yang benar-benar murni dan sempurna akan terlihat bening tanpa warna. Namun, ketika ada elemen lain yang "menyusup" ke dalam struktur kristalnya, berlian akan mulai memiliki warna.
Berikut adalah beberapa unsur yang bisa mengubah warna berlian:
 * Berlian Biru: Berlian biru mendapatkan warnanya dari adanya unsur boron. Ketika atom boron menggantikan sebagian atom karbon dalam kristal, struktur kimia berlian akan menyerap cahaya merah dan kuning. Cahaya yang dipantulkan kembali ke mata kita adalah cahaya biru.
 * Berlian Kuning: Unsur nitrogen adalah penyebab warna kuning pada berlian. Nitrogen adalah unsur yang paling sering ditemukan sebagai "pengotor" dalam berlian. Jika atom nitrogen terperangkap di dalam kristal, berlian akan menyerap cahaya biru, yang membuat berlian terlihat berwarna kuning.
 * Berlian Merah Muda dan Merah: Berlian merah muda dan merah adalah salah satu berlian fantasi yang paling langka dan berharga. Berlian ini mendapatkan warnanya bukan dari unsur kimia tambahan, melainkan karena deformasi plastis pada struktur kristalnya. Proses geologis yang hebat menyebabkan atom karbon bergeser, dan susunan atomnya yang tidak biasa menyerap cahaya hijau. Hasilnya, yang kita lihat adalah warna merah muda hingga merah.
Radiasi dan Cacat Kristal
Selain unsur kimia tambahan, radiasi juga bisa menjadi salah satu penyebab warna pada berlian.
 * Berlian Hijau: Warna hijau pada berlian disebabkan oleh paparan radiasi alami di dalam perut Bumi. Radiasi ini dapat mengubah struktur elektron di dalam kristal berlian, yang membuat berlian menyerap cahaya merah dan menghasilkan warna hijau. Berlian hijau alami sangat langka.
Selain itu, cacat pada kristal berlian juga bisa menjadi penyebab warna. Sama seperti berlian merah muda dan merah, berlian cokelat juga disebabkan oleh deformasi kristal yang disebut kekosongan kisi. Ini adalah kekosongan atom karbon dalam struktur kristal, yang membuat berlian berwarna cokelat.
Jadi, Mengapa Berlian Berwarna Begitu Berharga?
Kelangkaan adalah faktor utama yang membuat berlian berwarna sangat berharga. Misalnya, hanya ada beberapa tempat di seluruh dunia di mana berlian biru, merah muda, atau merah ditemukan. Unsur boron dan nitrogen cukup umum, namun deformasi kristal yang menghasilkan warna merah muda atau merah sangat jarang terjadi.
Harga berlian berwarna dinilai berdasarkan sistem penilaian 4C (Cut, Color, Clarity, Carat Weight). Namun, untuk berlian fantasi, "Color" adalah faktor terpenting. Semakin intens dan langka warnanya, semakin mahal harganya.
Jadi, meskipun berlian bening tanpa warna telah menjadi simbol keindahan klasik, berlian fantasi menawarkan keunikan dan keindahan yang berbeda. Setiap warnanya menceritakan kisah unik tentang bagaimana ia terbentuk jauh di dalam perut Bumi.