Ratusan ribu wisatawan saksikan penutupan Tabuik di Pariaman




Kegiatan wisata dan budaya Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2022 resmi ditutup dengan dibuangnya dua Tabuik yaitu berupa manara yang terbuat dari kayu setinggi belasan meter dibuang ke laut. Diperkirakan prosesi tersebut disaksikan jutaan wisatawan yang tidak saja dari dalam Sumbar namun juga luar provinsi itu. 

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan atraksi budaya tersebut sudah dua tahun tidak dilaksanakan karena pandemi COVID-19 sehingga pada tahun ini lebih banyak wisatawan yang datang. 

"Tabuik tahun ini dilaksanakan karena desakkan dari masyarakat maka tahun ini Pariaman melaksanakannya," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar pada pelaksanaan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2022 di Pariaman, Minggu. 

Dari pantauan wisatawan memenuhi kawasan Pantai Gandoriah dan bahkan hingga ke jalan raya karena tidak bisa masuk ke kawasan tersebut. 

Wisatawan tersebut bertahan Pariaman khususnya di Pantai Gandoriah hingga Tabuik dibuang ke laut sekitar pukul 18.10 WIB. Namun sebelum itu dilaksanakan sejumlah penampilan berupa tarian kolosal hingga atraksi kesenian gandang tasa. 

Moment Tabuik dibuang ke laut diabadikan oleh wisatawan dengan menggunakan gawai masing-masing bahkan ada yang menggunakan kamera. 

Genius mengatakan rangkaian kegiatan budaya tersebut telah dilaksanakan di daerah itu semenjak 30 Juli 2022 yang secara tidak langsung berdampak ekonomi untuk warga setempat. 

Pihaknya akan terus melestarikan Tabuik di Pariaman dan dapat menjadi momentum peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah itu. 

"Tabuik merupakan momentum untuk mengembangkan pariwisata dan jembatan menyatukan warga Pariaman," katanya.